Taman

Dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, maka salah satu upaya sekolah yaitu dengan membuat taman sederhana di depan kelas. Upaya ini merupakan tahap awal dari upaya sekolah dalam program peningkatan mutu siswa, melalui penciptaan lingkungan belajar yang menarik.
Taman merupakan penampakan kelembutan bangunan fisik sekolah, karena itulah taman sekolah haruslah menjadi bagian dari penggunanya, yaitu siswa, guru dan pegawai. Taman sekolah haruslah direncanakan sesuai dengan kondisi tapak dan penggunanya sehingga tercipta suatu ruang kehidupan yang bermanfaat dan harmonis.
Taman sekolah yang baik, hendaknya unsur-unsur atau komponen taman tertata dengan mempertimbangkan fungsional dan nilai estetis (keindahan) agar dapat mendukung kelestarian lingkungan, bermanfaat dalam pembelajaran, dan memberi rasa nyaman bagi penggunanya.
Merencanakan taman sekolah yang praktis dan efisien dengan beberapa tahapan, yaitu persiapan, pengumpulan data, analisis, sintesis, dan perencanaan.

Akhir-akhir ini hampir semua sekolah-sekolah di Indonesia berlomba-lomba mempercantik sekolahnya. Salah satunya adalah membuat taman sekolah. Hal ini juga berkaitan dengan digalakannya Sekolah Berbudaya lingkungan di hampir semua daerah di Indonesia. Sangat beralasan memang saat sekolah “menghijaukan” dirinya, selain mempercantik sekolah juga dapat membuat suasana belajar nyaman dan dapat menjadi sarana pembelajaran lingkungan hidup
2.1 Konsep Taman dan Kebun Sekolah
Taman Sekolah, adalah taman artifisial yang ditanam aneka tanaman hias dan pelindung untuk meng-indahkan dan menghijaukan lahan di pekarangan sekolah. Sedangkan Konsep kebun bukanlah hanya sebuah kebun taman bunga kecil di pekarangan sekolah , tetap suatu kebun dengan berbagai pasilitas lengkap yang dibangun dan dikelola oleh sekolah untuk keperluan Meningkatkan kenyamanan belajar siswa serta sebagai media pembelajaran dari berbagai mata pelajaran,selain sebagai taman yang memberikesan kesegaran dan keasrian lingkungan sekolah serta dapat menambah gairah kerja bagi warganya. Adanya kebun ini dapat pula mendorong kreativitas murid dan guru pembimbingnya.

1. Taman dan Kebun Sekolah Sebagai Sarana Pembelajaran Kontekstual
Taman sekolah dan kebun sekolah menjadi amat penting diwujudkan agar kasus diatas tidak terjadi. Taman dan Kebun sekolah merupakan media pembelajaran kontekstual yang serba guna untuk menumbuh kembangkan sikap dan prilaku anak agar merka lebih kreatif, inovatif dan kompetitif, mencintai ling kungan sekitar serta mendekatkan diri kepa Sang Pencipta