Sejarah

Sekilas tentang SMP negeri 1 Adiwerna

Seperti namanya, SMP Negeri 1 Adiwerna terletak di Jalan Raya Selatan Banjaran Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, sekitar 6 Km ke selatan dari Kota Tegal. Lokasi ini memang cukup strategis, karena dekat dengan pertokoan ramai, serta terletak di pinggir jalan besar, sehingga bisa mendukung perkembangan SMP yang satu ini, sehingga sampai sekarang berdiri bangunan yang megah berlantai 2 dengan luas tanah ± 5302 m². SMP Negeri 1 Adiwerna berdiri dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 97/SK/B/III/65-66 tanggal 19 Juli 1965 yang berlaku mulai tanggal 1 Agustus 1965. Dengan demikian, sampai akhir 2016 SMP Negeri 1 Adiwerna sudah berusia 51 tahun.

Pada awalnya, SMP N 01 Adiwerna merupakan sekolah swasta yang berkategori luas, kemudian terpecah menjadi 3 sekolah, yaitu :
1. SMP Muhammadiyah Adiwerna yang dikelola oleh pengurus perguruan agama mendirikan Pendidikan Guru Agama.
2. SMP PGRI yang sudah lama tidak beroperasi.
3. SMP Negeri Adiwerna yang dikelola oleh Pemerintah kemudian pada tahun 80an berubah namanya menjadi SMP Negeri 1 Adiwerna.
Sejak berdiri sampai sekarang (2016) sudah 10 orang Kepala Sekolah yang menjabat, diantaranya :
1. Bpk. Abdul Ghani, tahun 1965 – 1967
2. Bpk. Sudrajat, tahun 1967 – 1969
3. Bpk. Suparno EP, tahun 1969 – 1970
4. Bpk. H. Saryo Susilowardoyo, tahun 1970 – 1987
5. Bpk. H. Ngadimin Harjo Sukarno, tahun 1987 – 1982
6. Bpk. Moengkar HS, tahun 1992 – 1996
7. Bpk. Drs.H. Karsan, tahun 1996 – 2003
8. Bpk. Drs. H.Imam Darsono, tahun 2003 – 2011
9. Bpk. Sakirman, S.Pd M.Pd, tahun 2011– 2013
10. Bpk. Uripto, S.Pd.,M.Pd Tahun 2013 – sampai sekarang

SMP Negeri 1 Adiwerna lebih dikenal setelah dibukanya SMP Terbuka Adiwerna pada masa Bpk. H. Saryo Susilowardoyo (1979) , karena merupakan salah satu SMP Terbuka rintisan /pertama di Indonesia bersama 4 SMP Terbuka lainnya. Keberadaan SMP Terbuka 1 Adiwerna sampai sekarang masih bagus dengan jumlah siswa yang lumayan walaupun banyak berdiri USB ( Unit Sekolah Baru ) yang dibangun didaerah sekitar. Jumlah siswa sekarang berkisar 180 anak. Pada masa kepemimpinan Bpk. Moengkar HS, muncul program Wajib Belajar 9 Tahun pada 1994, siswa yang mendaftar meningkat dengan cepat, sehingga ruangan kelas tidak mencukupi, akibatnya dibukalah kelas double shift, yaitu Kegiatan Belajar Mengajar pagi dan dan siang hal ini berlangsung sampai tahun 2002.

Sejak tahun 1997 an, bangunan sekolah mulai dibongkar secara bertahap dari bangunan lama yang sudah tidak layak diganti dengan bangunan baru dengan kontruksi bertingkat. Kebijakan tersebut dilanjutkan pada masa kepemimpinan Bp. Imam Darsono . Kini bangunan sekolah terlihat kokoh dan megah sampai sekarang ruangan yang sudah dibangun sebanyak 27 Ruang Kelas, 1 Ruang Laboratorium Komputer, 1 Ruang Laboratorium Bahasa , 2 Ruang Laboratorium IPA, 1 Ruang Perpustakaan, 1 Ruang Administrasi, 1 Ruang Kepala Sekolah, 1 Ruang Komputer , 1 Ruang UKS, 1 Ruang OSIS dan Ruang Gudang, dan ruang Praktek keterampilan menjahit. Pembangunan ruang tersebut sebagian besar dari dana orangtua murid dan sebagian dari Pemerintah melalui Program Imbal swadaya. Pada tahun 2011 telah dibangun kamar kecil siswa dengan 3 kamar kecil pria dan 5 kamar kecil wanita, ruang khusus untuk praktek memasak, serta penyelesain bagian depan, sehingga saat ini SMP N 1 Adiwerna terlihat megah dari luar.

Mulai tahun 2004 SMP Negeri 1 Adiwerna merupakan Sekolah Standar Nasional ( SSN ) berdasarkan SK Direktur Pendidikan Lanjutan Pertama Nomor : 1147/A/C3/SK/2004 tanggal 5 Juli 2004. Ini merupakan SSN Angkatan pertama bersama dengan sekitar 600 sekolah seluruh Indonesia . Dengan Status sekolah SSN ini , selama 3 tahun sekolah mendapatkan bantuan dari Pemerintah untuk peningkatan mutu sekolah . Tahun 2007 bantuan dari Pemerintah untuk SSN berhenti karena kontrak sebagai SSN selama 3 tahun sehingga SMP Negeri 1 Adiwerna menjadi Sekolah Kategori Mandiri ( SKM ) yang berarti untuk peningkatan mutu dana diusahakan secara mandiri.Jumlah siswa SMP Negeri 1 Adiwerna tahun 2011 / 2012 sebanyak 1073 anak. Terdiri dari 27 kelas, yaitu kelas 7 A-I, kelas 8 A-I dan kelas 9 A-I. Jumlah Guru 53 orang terdiri dari 49 orang PNS, 1 orang PTT, 3 orang GTT . Sedang Jumlah Karyawan Tata Usaha sebanyak 18 orang terdiri 13 orang PNS dan 5 orang PTT. SMP Negeri 1 Adiwerna diakreditasi terakhir pada tahun 2008 dengan nilai 95,75 ( Kategori A )
Dengan berakhirnya bantuan dana SSN pada tahun 2007 itu pula SMP Negeri 1 Adiwerna dinominasikan dan diusulkan menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ( RSBI ) dan telah diverivikasi petugas dari Direktorat PLP . Namun sampai sekarang belum lolos menjadi RSBI . Ada beberapa kendala untuk menjadi RSBI diantaranya masih adanya SMP Terbuka, luas lahan yang tidak memadai. Dilihat dari fasilitas dan prestasi SMP Negeri 1 Adiwerna layak untuk menjadi RSBI, apalagi telah disiapkan dengan dibukanya kelas Imersi dan kelas Bilingual pada 3 tahun terakhir. Kelas Imersi atau Bilingual adalah Kelas dengan pembelajaran menggunakan 2 bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. dan sekarang sudah ada 6 kelas yang menjalankan program tersebut yaitu:

1. Kelas VII A ( VII Imersi 1 )
2. Kelas VII B ( VII Imersi 2 )
3. Kelas VIII A ( VIII Imersi 1 )
4. Kelas VIII I ( VIII Imersi 2 )
5. Kelas IX H ( IX Imersi 1 )
6. Kelas IX I( IX Imersi 2 )

SMP Negeri 1 Adiwerna sarat dengan prestasi yang diraih baik akademik maupun non akademik dari siswa maupun guru. ini bisa dilihat pada bukti piala yang dipajang berjejer penuh pada ruangan depan koridor . Untuk peringkat nilai UN untuk Kabupaten SMP Negeri 1 Adiwerna beberapa kali menduduki peringkat 1 atau paling jauh peringkat 2 . Prestasi Guru pun demikian beberapa meraih Guru Prestasi di tingkat Kabupaten dan maju pada tingkat Propinsi , dan beberapa orang guru lolos seleksi calon Kepala Sekolah untuk tahun 2010 ada 5 orang yang lolos seleksi, dan 2 Guru lolos sebagai kepala sekolah, tahun 2011 juga 2 guru terpilih menjadi kepala sekolah.

Lulusan SMP Negeri 1 Adiwerna banyak diterima di sekolah lanjutan yang favorit baik di dalam kota maupun di luar kota. Demikian juga alumni SMP Negeri 1 Adiwerna banyak berhasil dan sukses di Pemerintah maupun sektor swasta.
Pada Setiap Ujian Nasional dari tahun ke tahun Siswa SMP Negeri 1 Adiwerna lulus 100% dengan nilai yang sangat memuaskan dengan nilai rata-rata delapan puluh lebih, sebuah prestasi yang pantas diraih oleh sekolah favorit di Kabupaten Tegal.
Itulah gambaran singkat sejarah SMP Negeri 1 Adiwerna mulai berdiri sampai sekarang selama 51 tahun perjalanan dengan berbagai prestasi yang telah diraih dalam berbagai bidan baik akademik maupun non akademik sangat menggembirakan.